Publications

Ekspos Konservasi Burung Kacamata Wangi-wangi di Taman Safari Bogor. (*)

Program Konservasi Burung Kacamata Wangi-Wangi

Ekspos Konservasi Burung Kacamata Wangi-wangi di Taman Safari Bogor. (*)

BOGOR- Taman Safari Bogor menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian dan populasi Burung Kacamata Wangi-wangi (Zosterops paruhbesar). Upaya pelestarian tersebut dilakukan secara intensif di Pulau Wangi-wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

“Kami menggandeng Balai Taman Nasional (BTN) Wakatobi untuk mengampanyekan gerakan perlindungan dan cinta satwa burung Kacamata Wangi-wangi. Sosialisasi Program Konservasi Kacamata Wangi-Wangi juga kami upayakan untuk menjaga populasi mereka agar tidak diburu,” ungkap Komisaris Taman Safari Indonesia (TSI), Tony Sumampau, dalam acara ekspos Konservasi Kacamata Wangi-Wangi di Lantai 3 Restaurant Rainforest Taman Safari Bogor, Jumat (8/9/2023).

Burung kacamata wangi-wangi (Zosterops paruhbesar) memang tergolong satwa yang kurang dikenal masyarakat umum di Indonesia. Burung yang baru dideskripsikan sebagai spesies baru dan endemik di Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada tahun 2019 ini ternyata rentan terhadap kepunahan di alam bila tidak ada tindakan pelestarian sesegera mungkin yang dilakukan secara kolektif.

“Kami di Taman Safari Indonesia telah memulai program konservasi kacamata wangi-wangi sejak 2019 dengan membangun kompleks penangkaran di Prigen Conservation Breeding Ark (PCBA). Total burung yang kami hasilkan dari penangkaran tersebut hingga saat ini mencapai 26 ekor,” kata Tony.

“Kami sadar untuk dapat melaksanakan program pelepasliaran kacamata wangi-wangi tidak mudah. Butuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Oleh karena itu, kerja sama dengan berbagai pihak di Pulau Wangi-Wangi menjadi kunci utama keberhasilan pelepasliaran nanti,” lanjut Tony.

Sejak 2022, kata Tony, TSI bersama Balai Taman Nasional Wakatobi bekerja sama melakukan berbagai program konservasi kacamata wangi-wangi di Pulau Wangi-Wangi. Tony juga berharap dengan kolaborasi ini akan mampu mendorong peningkatan populasi kacamata wangi-wangi di habitat alaminya mengingat statusnya endemik yang rentan terhadap kepunahan dan diharapkan juga menjadi fauna identitas (ikon satwa) yang baru bagi Kabupaten Wakatobi.

Perlu diketahui, Program Konservasi Kacamata Wangi-wangi (Zosterops paruhbesar) ini bertujuan untuk menguatkan keterlibatan para pihak dalam program konservasi melalui kegiatan kolaborasi konservasi, khususnya untuk Kacamata Wangi-wangi sebagai spesies endemik pulau wangi-wangi yang membutuhkan perhatian bersama secepatnya. (Humas TSI Bogor/*)

More information?

Feel free to have a look at our social media accounts.
footer-element-fusion