run01

Solo Safari Ramaikan Rangkaian Adeging Mangkunegaran ke-269

Destinasi wisata edukasi satwa dan konservasi di Surakarta hadir dalam perayaan budaya dan sport tourism terbesar Kota Solo

Surakarta, 3 Mei 2026 — Solo Safari, destinasi wisata edukasi satwa dan konservasi yang merupakan joint venture antara Pemerintah Kota Surakarta dan Taman Safari Indonesia, hari ini resmi hadir sebagai mitra dalam rangkaian Adeging Mangkunegaran ke-269, sebuah perayaan hari jadi Pura Mangkunegaran yang tahun ini mengambil tema besar Legiun Mangkunegaran, menggali semangat persatuan dan keberanian yang diwarisi dari pasukan elite historis Mangkunegaran.

run02

Keikutsertaan Solo Safari dalam Mangkunegaran Run 2026 menegaskan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan operator konservasi kelas dunia untuk mendukung ekosistem wisata, budaya, dan olahraga Kota Solo secara terpadu. Dalam edisi keempat ini, Mangkunegaran Run mencatat rekor dengan 7.750 peserta terdaftar dan telah memperoleh sertifikasi internasional dari World Athletics.

Sebagai bagian dari partisipasinya, Solo Safari membuka booth kuliner di depan kawasan Pura Mangkunegaran, menghadirkan pilihan kuliner bagi ribuan pelari dan pengunjung yang memadati Kota Solo selama rangkaian Adeging berlangsung. Kehadiran booth ini sekaligus menjadi titik perkenalan langsung antara Solo Safari dan para wisatawan dari luar Jawa Tengah yang hadir di salah satu event terbesar di Kota Solo tahun ini.

run03

Selain itu, Solo Safari menyediakan Fruit Station yang ditempatkan di area gerbang utama Solo Safari yang menjadi rute Mangkunegaran Run untuk memfasilitasi pelari kategori 21K atau half marathon. 

Aswin Sumampau, Direktur Utama Taman Safari Indonesia Group menyatakan, “Mangkunegaran Run adalah salah satu momen terbesar Kota Solo dalam setahun, dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia yang memadati jalanan kota yang kami cintai. Bagi Solo Safari, hadir dalam perayaan ini adalah cara kami untuk menyapa langsung komunitas yang lebih luas  dan mengingatkan bahwa di ujung rute lari ini, ada destinasi wisata edukasi satwa dan konservasi yang menunggu untuk dikunjungi bersama keluarga.”

Tren pertumbuhan Adeging Mangkunegaran mencerminkan besarnya momentum sport tourism dan cultural run berbasis warisan di Indonesia. Dari 2.500 peserta pada 2023, tumbuh menjadi 3.200 (2024), 5.500 (2025), hingga 7.750 pada 2026; lonjakan tiga kali lipat dalam tiga tahun. Solo Safari hadir dalam lintasan pertumbuhan ini sebagai destinasi wisata keluarga dan edukasi satwa di Surakarta yang siap menjadi bagian dari pengalaman wisata lengkap Kota Solo bagi setiap pengunjung yang datang dari luar Jawa Tengah.

“Kehadiran Solo Safari dalam rangkaian Adeging Mangkunegaran ke-269 mencerminkan peran aktif destinasi ini dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kota Solo, di mana budaya, olahraga, dan pariwisata bertemu dalam satu momentum yang membanggakan. Sebagai bagian dari ekosistem kota, Solo Safari tidak hanya hadir sebagai destinasi rekreasi, tetapi juga sebagai mitra yang tumbuh bersama masyarakat, sejalan dengan semangat tiji tibeh—maju dan berkembang secara kolektif,” Imbuh Miyana, General Manager Solo Safari, yang menegaskan komitmen Solo Safari untuk terus berkontribusi dalam memperkaya pengalaman kota bagi warga dan wisatawan.

Dengan semangat kolaborasi yang sama, Solo Safari mengundang masyarakat untuk melanjutkan perjalanan dari lintasan lari menuju pengalaman yang lebih dekat dengan satwa dan alam. Karena di Solo Safari, setiap kunjungan bukan hanya tentang rekreasi, tetapi juga tentang mengenal, memahami, dan menjaga kehidupan yang lebih luas.